2

Dia yang tegar..

Awalnya dia tidak pernah ada dikehidupankan ku
sampai disuatu ruangan yang kami sebut dengan basecamp
kau, aku, dia dan mereka
mengerti karakter masing - masing

1, 2, 3, 4, 5 dan tak terhitung lagi siapa mereka
baik, jahat, lucu, jahil, bersahabat dan bersaudara
cantik, jelek, pas-pasan, tua, muda, belia, remaja, pekerja, murid atau mahasiswa
kita semua berbagi tawa dan duka (walau sedikit)
kau...
pernah menemani malam minggu ku samapi subuh..
tak hanya sekali..
sampai tak terasa pembicaraan berlarut-larut
lelucon, serius, pribadi dan sangat pribadi
kita bicarakan saja

kita sering melontarkan kata-kata jahat dan cacian..
seolah tak membutuhkan
sampai akhirnya kesal
dan berusaha menjauh
saat dicoba mengindar..ada perasaan enggan

aku merasa dia semakin menghilang sejak malam itu
malam itu dia bercerita musibah yang melanda ibunya
dia berduka dan aku turut

dia pernah bilang "jangan mengharap kita bertemu..
kenapa?
dia hanya berkata "tidak mungkin!!
dan aku berharap itu cuma gertakan saat kami bertengkar

aku sibuk dan meningggalkan basecamp untuk beberapa saat
saat aku kembali basecamp itu sepi
aku menunggu hingga beberapa saat yang sudah aku tentukan
dia meghilang dan tak seorang pun yang tau dia kemana

malam ini aku mencoba masuk kesana
dan tak ada lagi yang memanggil ku nduthh
dan aku tau itu panggilan paling istimewa darinya untuk ku

aku tau dia sedang mencari sesuatu hal yang lebih baik
aku tau saat dia capek akan marah pada teman sekitarnya
aku tau saat pagi dia suka makan soto
dan porsi double sudah menjadi langganannya
aku tau jika rokok habis dia akan merampok benda itu dari teman-temannya
dan saat stress dia akan mabuk..

kegilaannya membuat aku penasaran
tubuhnya yang bertatto dia pamerkan kala itu melalui friendster
aku tau dia tidak baik, dan teman - temanya brengsek
tapi aku juga tau dia selalu bisa buat aku tertawa kala aku galau
aku tau nama orang tuanya..
aku tau situasi keluarganya
keluarganya yang broken membuat dia lari dari rumah
dan membiarakan keenam adik tirinya disiksa oleh ayah mereka sendiri

bisa dibayang betapa pedihnya saat ibunya pergi kala itu
aku menangis satt tau hal itu
namun aku tak bisa berbuat apa-apa
aku tak tau dia dimana

aku tau dia merindukan aku saat ini
"kita beda" bahkan sangat beda
satu hal yang kusuka "dia tegarr"

merindukan itu pasti
walaupun aku mengenalnya tapi bukan untuk bertemu
tidak walau sekalipun
"kamu tau basecamp kita dimana?
harusnya kalian paham yang aku ceritakan

Semua berawal dari sana, dan dia orang pilihan yang aku pilih karena ketidakbaikannya
aku suka tapi bukan untuk memiliki

untuk shabatku yang hilang..
semoga kau menjadi seperti yang tuhan mau
bukan seperti yang kau mau
karena kau brengsek, dan lembutt pada wanita

aku tau kau rindu seorang wanita itu
suatu saat aku bermimpi kita bertemu dibasecamp lagi dan bercerita tentang hal yang tidak kita suka
sampai akhirnya kita kesal dan tertawa
aku rindu suasana itu.

sahabat sebenarnya aku ingin memberikan sesuatu
sesuatu yang bisa membuat kamu bahagia
tapi benda itu haram dan dilarang agama
aku tau kamu suka benda itu
tapi maaf aku tak pernah mengenalnya

sahabat, aku ingin lagi memanggilmu "ceking"
karen nama itu membuat aku terbayang dengan lidi dari sapunya herry potter
sahabat ketika kau tersenyum jangan lupa kau menyebut nama tuhanmu
saat kau sedih jangan jauh-jauh dari Nya

untuk sahabat ada kado special untuk mu malam ini
kau yang tak terlihat aku panjatkan doa dihari kelahiranmu ini
sahabat semoga kau selalu dalam lindungannya
"amien"

untuk sahabat yang ku tau dan tak tau
buat Dia

Share/Save/Bookmark

Related Post

2 komentar:

Ivan Kavalera said...

Mampir membacamu,..puisimu. Aku semakin suka diksimu.

giyuni said...

waahhh...makasih om dah sedia membaca dsn..
tapi lg g bs nulis yg ky gini lg..
gmn cara na y?
transferkan inspirasi dunk...plisss...
help me!!

 
Copyright © Giyuni

For "Report" Error to:vip.yuni

Just To Share,Please Give Feedback to:Contact