alasan nya aku tertarik ama artikel ini adalah : ya karena buat waspada ajha soal penyakitkan kan bisa saja terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Maka na teman-teman sahabat wanita mari kita waspada.
Sumber 1: Yahoo News
Pagi ini iseng search di yahoo news ehh nemu dehh nihh artikel, Hmhh klo dipikir-pikir bener juga sihh. Emang musti waspada. Mari kita simak penjelasan dari VIVA News ini
Sumber 1: Yahoo News
Pagi ini iseng search di yahoo news ehh nemu dehh nihh artikel, Hmhh klo dipikir-pikir bener juga sihh. Emang musti waspada. Mari kita simak penjelasan dari VIVA News ini
Benjolan di Payudara, Kapan Perlu Diwaspadai?
VIVAnews - Sekecil apa pun ukurannya, jangan sepelekan setiap benjolan yang Anda temukan di payudara Anda. Karena, ada benjolan yang bisa berkembang menjadi kanker payudara.
Benjolan tersebut biasanya memang jarang terlihat, tapi bisa diraba. Untuk deteksi dini, Anda bisa melakukan pemeriksaan sendiri dengan cara meraba seluruh bagian payudara dan mencermati adanya benjolan, sekecil apa pun. Sebaiknya lakukan secara rutin sebulan sekali setelah haid.
Kapan harus diwaspadai?
- Jika ada keluhan nyeri ringan di payudara (akibat ukuran benjolan yang makin membesar).
- Bila saat meraba benjolan, ukurannya lebih dari 4 cm (sebab bisa diperkirakan sudah memasuki stadium lanjut).
- Puting terasa sakit dan keluar darah.
- Perubahan kulit, seperti mengerut di daerah puting.
Apa yang harus dilakukan?
Bila gejala di atas sudah Anda alami, segeralah periksakan diri Anda ke dokter ahli onkologi. Ada kemungkinan Anda akan menjalani pemeriksaan dengan USG untuk memastikan adanya benjolan, bahkan juga uji jaringan untuk menentukan jenis atau sifat dari benjolan (tergolong tumor ganas atau jinak).
Bila usia Anda sudah lebih dari 35 tahun, Anda dianjurkan untuk melakukan mamografi, dengan cara memeriksa jaringan payudara menggunakan sinar-X.
Sumber 2 :
Dari sumber lain ditemukan pada Blog seorang Dokter, Beliau menjelas kan secara detail tentang panyakit ganas yang satu. Berikut Penjelasan na :
Kanker Payudara
Kanker payudara adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara. Kanker bisa mulai tumbuh di dalam kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak maupun jaringan ikat pada payudara.
PenyebabPenyebabnya tidak diketahui, tetapi ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan seorang wanita menjadi lebih mungkin menderita kanker payudara.
Faktor RisikoBeberapa faktor risiko yang berpengaruh adalah :1. Usia.Sekitar 60% kanker payudara terjadi pada usia diatas 60 tahun. Risiko terbesar ditemukan pada wanita berusia diatas 75 tahun.2. Pernah menderita kanker payudara.Setelah payudara yang terkena diangkat, maka risiko terjadinya kanker pada payudara yang sehat meningkat sebesar 0,5-1%/tahun.3. Riwayat keluarga yang menderita kanker payudara.Wanita yang ibu, saudara perempuan atau anaknya menderita kanker, memiliki risiko 3 kali lebih besar untuk menderita kanker payudara.4. Faktor genetik dan hormonal.5. Pernah menderita penyakit payudara non-kanker.6. Menarke (menstruasi pertama) sebelum usia 12 tahun, menopause setelah usia 55 tahun, kehamilan pertama setelah usia 30 tahun atau belum pernah hamil.7. Pemakaian pil kb atau terapi sulih estrogen.8. Obesitas pasca menopause.9. Pemakaian alkohol.10 Pemakaian alkohol lebih dari 1-2 gelas/hari bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara.11. Bahan kimia.Beberapa penelitian telah menyebutkan pemaparan bahan kimia yang menyerupai estrogen (yang terdapat di dalam pestisida dan produk industri lainnya) mungkin meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara.12. DES (dietilstilbestrol).Wanita yang mengkonsumsi DES untuk mencegah keguguran memiliki risiko tinggi menderita kanker payudara.13 Penyinaran.
Gejala dan TandaGejala awal berupa sebuah benjolan yang biasanya dirasakan berbeda dari jaringan payudara di sekitarnya, tidak menimbulkan nyeri dan biasanya memiliki pinggiran yang tidak teratur.
Pada stadium awal, jika didorong oleh jari tangan, benjolan bisa digerakkan dengan mudah di bawah kulit. Pada stadium lanjut, benjolan biasanya melekat pada dinding dada atau kulit di sekitarnya. Pada kanker stadium lanjut, bisa terbentuk benjolan yang membengkak atau borok di kulit payudara. Kadang kulit diatas benjolan mengkerut dan tampak seperti kulit jeruk.
Gejala lainnya yang mungkin ditemukan adalah benjolan atau massa di ketiak, perubahan ukuran atau bentuk payudara, keluar cairan yang abnormal dari puting susu (biasanya berdarah atau berwarna kuning sampai hijau, mungkin juga bernanah), perubahan pada warna atau tekstur kulit pada payudara, puting susu maupun areola (daerah berwana coklat tua di sekeliling puting susu), payudara tampak kemerahan, kulit di sekitar puting susu bersisik, puting susu tertarik ke dalam atau terasa gatal, nyeri payudara atau pembengkakan salah satu payudara. Pada stadium lanjut bisa timbul nyeri tulang, penurunan berat badan, pembengkakan lengan atau ulserasi kulit.
PencegahanBanyak faktor risiko yang tidak dapat dikendalikan. Beberapa ahli diet dan ahli kanker percaya bahwa perubahan diet dan gaya hidup secara umum bisa mengurangi angka kejadian kanker.
Diusahakan untuk melakukan diagnosis dini karena kanker payudara lebih mudah diobati dan bisa disembuhan jika masih pada stadium dini.
Sadari, pemeriksan payudara secara klinis dan mammografi sebagai prosedur penyaringan merupakan 3 alat untuk mendeteksi kanker secara dini.
PenatalaksanaanBiasanya pengobatan dimulai setelah dilakukan penilaian secara menyeluruh terhadap kondisi penderita, yaitu sekitar 1 minggu atau lebih setelah biopsi. Pengobatannya terdiri dari pembedahan, terapi penyinaran, kemoterapi dan obat penghambat hormon.
Terapi penyinaran digunakan untuk membunuh sel-sel kanker di tempat pengangkatan tumor dan daerah sekitarnya, termasuk kelenjar getah bening.
Kemoterapi (kombinasi obat-obatan untuk membunuh sel-sel yang berkembangbiak dengan cepat atau menekan perkembangbiakannya) dan obat-obat penghambat hormon (obat yang mempengaruhi kerja hormon yang menyokong pertumbuhan sel kanker) digunakan untuk menekan pertumbuhan sel kanker di seluruh tubuh.
Agar lebihh jelas na juga Boleh klik di Wikipedia , disitu kita dapat tau berbagai penjelasan yang lain. So teman-teman wanita indonesia, Mari waspadai kaknker payudara ini. Hihihi.. *Kampanya dikit ahh..

0 komentar:
Post a Comment