
Malang (ANTARA) - Distribusi logistik Pemilihan Umum (Pemilu) di Kota Malang, Jawa Timur, dipastikan tuntas akhir Maret 2009, termasuk surat suara yang salah cetak nama calon legislatif (caleg) dari daerah pemilihan (dapil) Klojen.ADVERTISEMENT
"Kami yakin, besok (Selasa, 31/3) seluruh logistik pemilu sudah terdistribusikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan PPK yang meneruskan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS)," kata anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang dari divisi logistik, Wahyu Ida Herawati di Malang, Senin.
Ia mengatakan, salah cetak nama salah seorang caleg dari dapil Klojen telah ditarik dan stiker untuk mengganti nama caleg tersebut sudah tiba di KPU, sehingga tidak ada masalah. Apalagi dengan adanya tenaga borongan untuk menempel stiker nama yang salah tersebut juga cukup banyak.
Nama caleg dapil Klojen yang salah cetak tersebut adalah Dra. Siti Aminah menjadi Dra. Siti Amanah, sehingga 86 ribu surat suara yang salah cetak nama tersebut, bakal ditempeli stiker atas nama caleg Dra. Siti Aminah.
Beberapa logistik yang masih dalam proses distribusi ke PPK di antaranya adalah berkas-berkas seperti formulir C2 dan C4. Sampai saat ini, logistik yang belum diterima KPU setempat adalah alat bantu lembaran nama caleg yang berhuruf braile bagi pemilih tunanetra.
Menurut dia, alat bantu huruf braile bagi pemilih tunanetra itu akan dikirim dari KPU pusat. Namun, sampai saat ini belum datang.
"Kalaupun hingga pelaksanaan Pemilu 9 April nanti belum datang, maka petugas kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) wajib membantu mereka," katanya menegaskan.
Sementara itu, KPU Kota Batu sampai saat ini juga masih menunggu pengganti suarat suara yang rusak sebanyak 17.160 lembar, untuk surat suara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batu, DPRD Provinsi Jatim, DPR pusat dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
Menurut anggota KPU Kota Batu, Bagyo Prasasti Prasetyo, kerusakan terbesar terjadi pada surat suara DPD yang mencapai 16 ribu lembar, DPR pusat sebanyak 960 lembar, DPRD Jatim sebanyak 150 lembar dan DPRD Kota Batu hanya 50 lembar.
"Yang sudah ada surat suara penggantinya hanya untuk DPRD Kota Batu saja. Sedangkan lainnya masih tetap kami tunggu hingga H-7 pelaksanaan Pemilu 2009," katanya.
selengkap na:
0 komentar:
Post a Comment