0

Jerit ku…

Kekecewaan itu kadang muncul
Saat dentum jantung ini mulai tersendat,
Meskipun hanya perlahan…
Oh betapa perih bila mengingatnya

Daun hijau yang terfikirku kan sempurna
Kini kering jatuh berguguran…
Seakan tiada lagi kan berguna
Hanya berharap, tak jatuh pula ranting-rantingnya

Tentang ketidak abadian lah yang terbisikkan
Tapi,akan kah ada yang mengerti tentang hal itu?

Aku lelah,,
Aku tak sanggup,,
Dan aku menyerah untuk mengerti tentang ini…

Dan kekecewaan itu kadang sirna
Saat aku tersadar tentang makna hidup
Meskipun hanya sedikit…
Tapi, tapi kenapa keyakinan itu terlambat datang?

Siapa aku?
Siapa teman ku?
Dimana mereka?
Mengapa, mengapa semua tak terlihat?
Mengapa semua hilang?
Mengapa tak terdengar lagi tawa itu?
Dan hanya sepii…sendiri…

Lalu siapa yang perduli?
Aku sendiri…

Teman-teman ku,,,
Dimana kalian…
Aku butuh teman…
Kemana kalian pergi dari kebahagiaan ku yang telah usai ini?
Apa kalian melupakan ku?
Lalu apa arti kepuasan yang sedetik itu?
Apa kalian hanya menyukaiku saat aku melupakan NYa?

Aku bodoh…
Sangat bodoh…
Aku terlambat…

Selamat atas kegagalan hidup ku…
Aku berhasil menjadi manusia sampah…
Aku hina…
Dan kini hanya jasad yang terlihat lusuh
Tiada teman dan kawan…
Teman-teman trimakasih atas jalan yang kau berikan hingga aku terjatuh
Lalu apa yang harus aku katakan,,,?
Kepada Nya aku menghadap…

Created by: A’yuni(23:30) 30 july’07

Related Post

0 komentar:

 
Copyright © Giyuni

For "Report" Error to:vip.yuni

Just To Share,Please Give Feedback to:Contact